Prediksi-News.Com-Kendari, Konsorsium gerakan pemuda Sulawesi tenggara, yang tergabung di Lembaga literasi perkempulan pemuda dan mahasiswa, serta ikatan mahasiswa aktivis lintas kampus Sulawesi tenggara ( Imalak Sultra ) menggelar aksi demontrasi jilid II di dinas perkebunan dan hortikultura Sulawesi tenggara.
Melalui ketua imalak Sultra Ali Sabarno mengatakan bahwa gerakan yang dibangun di dinas perkebunan dan hortikultura Sulawesi tenggara untuk meminta pertanggung jawaban serta penjelasan terkait dua paket pekerjaan yang diduga kuat adanya indikasi korupsi.
Diketahui dua paket pekerjaan tersebut, pekerjaan pengadaan bibit kopi di buton selatan dan pekerjaan penyelamatan jeruk siompu berbasis pupuk dan pembuatan buku hasil kajian sebanyak 100 buku.
Terpantau masa aksi terlibat adu jotos bersama pegawai dinas perkebunan dan hortikultura Sulawesi tenggara.
” Kejadiannya spontan, pada saat masa aksi mau melakukan bakar ban terjadi tarik menarik sehingga salah satu masa aksi terkena pukulan hingga di cekek lehernya,. Ucap Ali sabarno
Konsorsium gerakan pemuda Sultra bersatu sangat menyayangkan sikap arogan pegawai dinas perkebunan dan hortikultura Sulawesi tenggara yang bermental preman.
” Kami mengecam keras tindakan kekerasan oknum pegawai dinas perkebunan dan hortikultura Sulawesi tenggara yang melakukan aksi pemukulan hingga mengakibatkan memar dibagian dada. Tegas Ali Sabarno
Farit selaku korban pemukulan merasa kecewa dengan penerimaan oknum pegawai dalam menerima aspirasi yang hari ini kami gelar, sampai harus ada tindakan kekerasan.
” Saya selaku korban akan melaporkan tindakan kekerasan oknum pegawai dinas perkebunan dan hortikultura Sulawesi tenggara di polres Kendari yang melakukan pemukulan terhadap saya.
Laporan: Tim


















